Sabtu, 18 Juli 2020

Tugas Profesional


  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan profesional!
Profesional adalah orang yang memiliki profesi atau pekerjaan yang dilakukan dengan memiliki kemampuan yang tinggi dan berpegang teguh kepada nilai moral yang mengarahkan serta mendasari perbuatan.

  1. Jelaskan bagaimana untuk menjadi profesional!
Untuk menjadi profesional, seseorang yang melakukan pekerjaan dituntut untuk memiliki beberapa sikap sebagai berikut :
*        Komitmen tinggi
Seorang profesional harus mempunyai komitmen yang kuat pada pekerjaan yang sedang dilakukannya
*        Tanggung jawab
Seorang profesional juga harus bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaan yang dilakukannya sendiri
*        Berpikir sistematis
Seorang profesional harus mampu menguasai berpikir secara sistematis tentang apa yang dilakukannya dan belajar dari pengalamannya
*        Penguasaan materi
Seorang profesional harus menguasai secara mendalam bahan/materi pekerjaan yang sedang dilakukannya
*        Menjadi bagian masyarakat profesional
Seyogyanya seorang profesional harus menjadi bagian dari masyarakat dalam lingkungan profesinya

Tugas Profesi Bidang IT


1. Jelaskan pengelompokan profesi dibidang IT!
A. Software (Perangkat lunak):
Mereka yang menggeluti dunia software adalah mereka yang merancang sistem operasi database atau sistem aplikasi. Pekerjaan yang terkait dengan bidang ini misalnya:
                       
·         Sistem analis:  bertugas untuk menganalisa sistem yang akan diimplementasikan. Mulai dari menganalisa kelebihan dan kekurangan sistem yang ada hingga studi kelayakan untuk sistem yang akan dikembangkan.
·         Programmer: orang yang bertugas untuk melakukan implementasi rancangan sistem analis, yaitu membuat program sesuai dengan sistem yang dianalisa.
·         Web Designer: bertugas untuk melakukan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisa dan desain suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
·         Web Programmer: memiliki tugas untuk mengimplementasikan rancangan web designer, dengan membuat program berbasis web sesuai dengan desain yang dirancang
B. Hardware ( Perangkat keras).
Pekerjaan yang terkait dengan bidang ini adalah:

·         Technical engineer: menangani masalah teknik, baik dalam pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer.
·         Networking engineer: bekerja di bidang teknis jaringan komputer, mulai dari maintenance sampai troubleshooting.
C. Operasional Sistem Informasi
Jenis pekerjaan yang terkait dengan bidang ini adalah :

·         EDP Operator: bertugas untuk menjalankan program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan perusahaan.
·         System administrator: bertugas melakukan administrasi dan pemeliharaan dalam sistem, memiliki wewenang untuk mengatur hak akses terhadap sistem dan hal-hal yang terkait dengan pengaturan operasional.


2. Jelaskan mengapa pekerjaan dibidang IT dapat dikatakan sebagai profesi!

Adapun seorang software engineer dapat dikatakan sebagai sebuah profesi karena seseorang yang bekerja sebagai software engineer haruslah berpengetahuan dan memiliki pengalaman kerja di bidangnya.

Tugas Profesi Bidang IT


    1. Jelaskan perbedaan antara pekerjaan dengan profesi!
    Pekerjaan adalah suatu kegiatan yang tidak bergantung pada suatu keahlian, keterampilan, pengetahuan, kualifikasi, dan pelatihan  khusus. Sedangkan, profesi adalah suatu kegiatan yang sangat bergantung pada keterampilan, pengetahuan, kualifikasi, atau pelatihan tertentu. Seorang profesional menawarkan layanan dan jasa yang disediakannya dengan aturan dan protokol dalam bidang yang  dikuasainya. 

    1. Syarat-syarat apa saja yang diperlukan pada profesi?
    ·         Memiliki pengetahuan khusus di suatu bidang ilmu tertentu.
    ·         Melibatkan berbagai kegiatan intelektual.
    ·         Membutuhkan adanya suatu persiapan tertentu yang cukup dalam, jadi bukan hanya sekedar latihan saja.
    ·         Membutuhkan latihan yang berkesinambungan di dalam melaksanakan pekerjaannya atau jabatannya.

    1. Berikan contoh dari profesi?
    ·         Arsitek, tugas : merancang desain suatu bangunan.
    ·         Apoteker, pekerjaannya yaitu melayani dan mengawasi peracikan dan penyerahan obat, memberikan informasi yang berkaitan dengan penggunaan obat.
    ·         Akuntan, pekerjaannya adalah melakukan pembukuan keuangan.

Kamis, 14 Mei 2020

Modus Kejahatan dalam TI


  1. Apa alasan yang menyebabkan terjadinya kejahatan dalam bidang TI!
  2. Sebutkan dan jelaskan karakteristik kejahatan dalam bidang TI?
  3. Berikan contoh tindakan kejahatan yang terjadi dalam bidang TI?

Jawab :
1.       
Seiring dengan perkembangan teknologi Internet, menyebabkan munculnya kejahatan yang disebut dengan "CyberCrime" atau kejahatan melalui jaringan Internet. Munculnya beberapa kasus "CyberCrime" di Indonesia, seperti pencurian kartu kredit, hacking beberapa situs, menyadap transmisi data orang lain, misalnya email, dan memanipulasi data dengan cara menyiapkan perintah yang tidak dikehendaki ke dalam programmer komputer. Sehingga dalam kejahatan komputer dimungkinkan adanya delik formil dan delik materil. Delik formil adalah perbuatan seseorang yang memasuki komputer orang lain tanpa ijin, sedangkan delik materil adalah perbuatan yang menimbulkan akibat kerugian bagi orang lain. Adanya CyberCrime telah menjadi ancaman stabilitas, sehingga pemerintah sulit mengimbangi teknik kejahatan yang dilakukan dengan teknologi komputer, khususnya jaringan internet dan intranet.

2.        
Selama ini dalam kejahatan konvensional, dikenal adanya dua jenis kejahatan sebagai berikut:

a.                 Kejahatan kerah biru (blue collar crime)
Kejahatan ini merupakan jenis kejahatan atau tindak kriminal yang dilakukan secara konvensional seperti misalnya perampokkan, pencurian, pembunuhan dan lain-lain.

b.                 Kejahatan kerah putih (white collar crime)
Kejahatan jenis ini terbagi dalam empat kelompok kejahatan, yakni kejahatan korporasi, kejahatan birokrat, malpraktek, dan kejahatan individu.

3.        
Cybercrime yang menyerang individu (Against Person) Jenis kejahatan ini, sasaran serangannya ditujukan kepada perorangan atau individu yang memiliki sifat atau kriteria tertentu sesuai tujuan penyerangan tersebut. Beberapa contoh kejahatan ini antara lain :

 · Pornografi Kegiatan yang dilakukan dengan membuat, memasang, mendistribusikan, dan menyebarkan material yang berbau pornografi, cabul, serta mengekspos hal-hal yang tidak pantas.

· Cyberstalking Kegiatan yang dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, misalnya dengan menggunakan e-mail yang dilakukan secara berulang-ulang seperti halnya teror di dunia cyber. Gangguan tersebut bisa saja berbau seksual, religius, dan lain sebagainya.

· Cyber-Tresspass Kegiatan yang dilakukan melanggar area privasi orang lain seperti misalnya Web Hacking. Breaking ke PC, Probing, Port Scanning dan lain sebagainya.

Rabu, 13 Mei 2020

IT Forensik


    1.       Jelaskan apa yang mendasari munculnya IT forensik
    2.      Apa tujuan IT Forensik
    3.    Berikan contoh penerapan IT Forensik

Jawab :
    1.              
                 Munculnya metode IT Forensik dalam penanganan kasus kriminal    dalam dunia internet atau lebih dikenal dengan istilah cybercrime itu tidak terlepas dari sejarah perkembangan teknologi komputer  dan elektronik. Setiap kasus kejahatan yang akan ditangani membutuhkan bukti yang akurat. Dan barang bukti yang berasal dari komputer pun telah muncul dalam persidangan hampir 30 tahun lamanya. Berawal dari seorang hakim yang menerima bukti tersebut tanpa melakukan pembedaan dengan bentuk bukti lainnya. Sehingga dengan kemajuan teknologi komputer, perlakuan serupa dengan bukti tradisional menjadi ambigu. US Federal Rules of Evidence 1976 menyatakan permasalahan tersebut sebagai masalah yang rumit.
Pada akhirnya, jika ingin menyelesaikan suatu “misteri komputer” secara efektif, diperlukan pengujian sistem sebagai seorang detektif, bukan sebagai user. Sifat alami dari teknologi internet memungkinkan pelaku kejahatan untuk menyembunyikan jejaknya. Kejahatan komputer tidak memiliki batas geografis. Kejahatan bisa dilakukan dari jarak dekat, atau berjarak ribuan kilometer jauhnya dengan hasil yang serupa. Bagaimanapun pada saat yang sama, teknologi memungkinkan menyingkap siapa dan bagaimana itu dilakukan. Dalam komputer forensik, sesuatu tidak selalu seperti kelihatannya. Penjahat biasanya selangkah lebih maju dari penegak hukum, dalam melindungi diri dan menghancurkan barang bukti. Merupakan tugas ahli komputer forensik untuk menegakkan hukum dengan mengamankan barang bukti, rekonstruksi kejahatan, dan menjamin jika bukti yang dikumpulkan itu berguna di persidangan.

    2.       
·         Bertujuan untuk mendapatkan fakta-fakta obyektif dari sebuah insiden / pelanggaran keamanan sistem informasi
·         Fakta-fakta tersebut setelah diverifikasi akan menjadi buktibukti (evidence) yang akan digunakan dalam proses hokum

    3.     
      Prinsip
Harus ada prinsip yang menetapkan bahwa keahlian dan pengalaman lebih penting dari pada tools

Kebijakan
Pertimbangkan kebijakan dalam melakukan investigasi komputer forensik

Prosedur dan metode
Buat prosedur dan metode terhadap peralatan dan mendapatkan – mengumpulkan electronic evidence

Sumber : http://kreatiflah.blogspot.com/2012/05/latar-belakang-munculnya-it-forensik.html

Senin, 11 Mei 2020

Trend Teknologi Perbankan


Saya akan menceritakan sedikit tentang pengalaman saya dalam memakai produk kartu yang saya gunakan secara pribadi di dunia perbankan. Saya menggunakan  kartu yang diterbitkan oleh Bank BNI yaitu Debit card. Kartu debit adalah sebuah kartu pembayaran secara elektronik yang diterbitkan oleh bank. Kartu ini dapat berfungsi sebagai pengganti pembayaran dengan uang tunai.

Tentu dari kartu tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya salah satunya adalah kita tidak  perlu lagi membawa uang dalam nominal yang cukup besar. Karena kita dapat memasukkan uang itu kedalam debit card milik kita,
Dan saya akan membahas sedikit tentang kelebihan dan kekurangan dari  kartu tersebut, yaitu:
1.     Debit card
Kelebihan
·        Belanja praktis dengan menggesek kartu di mesin EDC yang tersedia supermarket, restoran, department store.
·        Bisa melakukan transaksi yang besar selam saldo memadai.
·        Uang bukan pinjaman dari bank.
·        Mempunyai fasilitas lain seperti pembelian pulsa, listrik, sampai mentransfer duit.
·        Uang bisa diambil di ATM yang sudah disediakan jika membutuhkan cash.
·        Uang administrasi yang tidak besar.
·        Program promo dan discount menggunakan kartu debit dengan bank tertentu.
·        Tabungan bergerak kemanapun kamu pergi.
·        Memberi kemudahan belanja online.

Kekurangan
·        Tidak bisa berbelanja atau melakukan transaksi melebihi saldo di rekening.
·        Rentan dalam kejahatan jika kartu hilang, tercuri ataupun pin kode kamu ketahuan.
·        Minim promo. Promo tidak sebanyak pengguna kartu kredit.
·        Beberapa bank, ATM yang tersebar tidak cukup banyak sehingga menyulitkan pengguna untuk mengambil uanganya.





TSI PERBANKAN


Konsep resiko dibagi menjadi 3, yaitu :

1.)    Konsep Resiko Ancaman
·         Tindakan atau kejadian yang mungkin merugikan keamanan sistem computer

·         Rangkaian keadaan atau kejadian yang membiarkan orang atau alat lain untuk menimbulkan kesulitan yang berkaitan dengan informasi, melalui eksploitasi kelemahan-kelemahan dari produk teknologi informasi.

·         Suatu keadaan atau kejadian yang potensial menimbulkan kerugian sistem dalam bentuk pengrusakan, pembukaan, modifikasi data atau penghalangan pelayanan


2.)    Konsep Resiko Kelemahan
·         Kelemahan keamanan pada target evaluasi (misalnya penyebab kegagalan analisis, rancangan, implementasi, atau operasi)

·         Kelemahan pada komponen atau sistem informasi (misalnya prosedur pengamanan sistem, rancangan perangkat keras, atau pengendalian internal) yang bisa dieksploitasi sehingga menimbulkan kerugian yang berhubungan dengan informasi

·         Kelemahan di dalam prosedur keamanan sistem, rancangan sistem, implementasi, pengendalian internal, dan sebagainya, yang bisa dieksploitasi untuk melanggar kebijakan keamanan sistem

3.)    Konsep Resiko Dampak


Konsekuensi (negatif) organisasi, baik jangka pendek maupun jangka panjang, yang disebabkan oleh ancaman yang bisa telah mengeksploitas kelemahan sistem.


Selain adanya konsep resiko ada juga tipe-tipe dari resiko. Ada 5 tipe resiko, yaitu:
1.)    Tipe Resiko Pengembangan
·         Penundaan atau ketertinggalan dalam implementasi sistem
·         Keterlambatan pengembangan.
·         Peningkatan biaya.
·         Kegagalan proyek computer.
·         Pengoperasian yang tidak memadai dari sistem yang sudah diimplementasikan.
·         Pengamanan dan pengendalian tidak dipertimbangkan dari awal.
·         SKAI atau bagian terkait tidak memberikan kontribusi sejak dini dalam proses perancangan.

2.)    Tipe Resiko Kesalahan
·         Kesalahan selama pemasukan data oleh operator.
·         Kesalahan selama pengembangan dan perubahan program.
·         Kesalahan yang paling signifikan terjadi selama proses perancangan sistem.
·         Kesalahan dalam prosedur pemeliharaan sistem secara berkala.
·         Kompleksitas komputer memberi kontibusi penting pada terjadinya kesalahan.
·         Kesalahan pada modifikasi perangkat lunak paket.

3.)    Tipe Resiko Terhentinya Bisnis
·         Sistem tidak berjalan jika mengalami kerusakan atau kegagalan fungsi.
·         Data centre menjadi salah satu titik lemah jika tidak berfungsi, kecelakaan, atau kerusakaan akibat kejahatan.
·         Pengaruh kerusakan terhadap pelayanan, menghentikan sebagai atau seluruh pelayanan bank.
·         Diperlukan rencana darurat yang baik (DRP).

4.)    Tipe Resiko Pengungkapan Informasi
Jika informasi tersebut jatuh ke orang yang tidak berhak maka bisa mengganggu hubungan nasabah, reputasi bank, dan tuntutan Informasi rahasia bisa diakses dan dibaca dengan berbagai cara:
·         Fasilitas-fasilitas eksplorasi melalui terminal computer.
·         Menggunakan program-program (perangkat lunak khusus) untuk membaca file data.
·         Pemindahan file komputer atau cetakan.
·         Penyadapan saluran telekomunikasi.

5.)    Tipe Resiko Penggelapan
·         Perubahan instruksi pembayaran yang tidak syah sebelum diinput.
·         Transaksi yang tidak diotorisasi dimasukkan langsung melalui terminal computer.
·         Perubahan program yang bisa membuat transaksi gelap secara otomatis.
·         Program khusus untuk mem-by pass pengendalian dan fasilitas jejak audit.
·         File komputer dapat dipindahkan, dirubah dan dikembalikan untuk diproses lebh lanjut.

Transaksi dapat diketahui atau dicegat dan dirubah pada saat transm