·
Tindakan atau kejadian yang mungkin merugikan
keamanan sistem computer
·
Rangkaian keadaan atau kejadian yang membiarkan
orang atau alat lain untuk menimbulkan kesulitan yang berkaitan dengan
informasi, melalui eksploitasi kelemahan-kelemahan dari produk teknologi
informasi.
·
Suatu keadaan atau kejadian yang potensial
menimbulkan kerugian sistem dalam bentuk pengrusakan, pembukaan, modifikasi
data atau penghalangan pelayanan
·
Kelemahan keamanan pada target evaluasi
(misalnya penyebab kegagalan analisis, rancangan, implementasi, atau operasi)
·
Kelemahan pada komponen atau sistem informasi
(misalnya prosedur pengamanan sistem, rancangan perangkat keras, atau
pengendalian internal) yang bisa dieksploitasi sehingga menimbulkan kerugian
yang berhubungan dengan informasi
·
Kelemahan di dalam prosedur keamanan sistem,
rancangan sistem, implementasi, pengendalian internal, dan sebagainya, yang
bisa dieksploitasi untuk melanggar kebijakan keamanan sistem
Konsekuensi (negatif) organisasi, baik jangka pendek maupun jangka panjang, yang disebabkan oleh ancaman yang bisa telah mengeksploitas kelemahan sistem.
1.) Tipe Resiko Pengembangan
·
Penundaan atau ketertinggalan dalam implementasi
sistem
·
Keterlambatan pengembangan.
·
Peningkatan biaya.
·
Kegagalan proyek computer.
·
Pengoperasian yang tidak memadai dari sistem
yang sudah diimplementasikan.
·
Pengamanan dan pengendalian tidak
dipertimbangkan dari awal.
·
SKAI atau bagian terkait tidak memberikan
kontribusi sejak dini dalam proses perancangan.
2.) Tipe Resiko Kesalahan
·
Kesalahan selama pengembangan dan perubahan
program.
·
Kesalahan yang paling signifikan terjadi selama
proses perancangan sistem.
·
Kesalahan dalam prosedur pemeliharaan sistem
secara berkala.
·
Kompleksitas komputer memberi kontibusi penting
pada terjadinya kesalahan.
·
Kesalahan pada modifikasi perangkat lunak paket.
3.) Tipe Resiko Terhentinya Bisnis
·
Sistem tidak berjalan jika mengalami kerusakan
atau kegagalan fungsi.
·
Data centre menjadi salah satu titik lemah jika
tidak berfungsi, kecelakaan, atau kerusakaan akibat kejahatan.
·
Pengaruh kerusakan terhadap pelayanan, menghentikan
sebagai atau seluruh pelayanan bank.
·
Diperlukan rencana darurat yang baik (DRP).
4.) Tipe Resiko Pengungkapan Informasi
Jika informasi tersebut jatuh ke orang yang tidak
berhak maka bisa mengganggu hubungan nasabah, reputasi bank, dan tuntutan Informasi
rahasia bisa diakses dan dibaca dengan berbagai cara:
·
Fasilitas-fasilitas eksplorasi melalui terminal computer.
·
Menggunakan program-program (perangkat lunak
khusus) untuk membaca file data.
·
Pemindahan file komputer atau cetakan.
·
Penyadapan saluran telekomunikasi.
5.) Tipe Resiko Penggelapan
·
Perubahan instruksi pembayaran yang tidak syah
sebelum diinput.
·
Transaksi yang tidak diotorisasi dimasukkan
langsung melalui terminal computer.
·
Perubahan program yang bisa membuat transaksi
gelap secara otomatis.
·
Program khusus untuk mem-by pass pengendalian
dan fasilitas jejak audit.
·
File komputer dapat dipindahkan, dirubah dan
dikembalikan untuk diproses lebh lanjut.
Transaksi dapat diketahui atau dicegat dan dirubah pada saat transm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar