Hubungan Manusia dan Cinta Kasih
Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas
bahwasannya kasih dan cinta adalah anugrah yang diberikan oleh Allah kepada
manusia, dan itu semua fitrah manusia yang terlahir ke dunia. Adanya manusia
bukanlah tanpa tujuan, Allah menciptakan manusia tidak untuk main-main. Dia
mengatakan bahwa tujuannya diciptakan manusia tidak lain adalah hanya untuk
beribadah kepadanya. Oleh karena itu perasaan kasih dan perasaan cinta harus
diimplementasikan dalam bingkai ibadah kepada Allah.
Cinta dan kasih ada pada setiap diri
manusia, dan ketika keduanya direfleksikan dalam kehidupan berkeluarga dan
bermasyarakat maka akan tercipta hubungan saling tolong menolong, behu-membahu,
dan semangat gotong-royong. Orang kaya akan membantu orang miskin, orang yang
pintar akan mengajari orang yang belum berpengetahuan, seorang pimpinan akan
senantiasa mengayomi masyarkatnya dengan berlaku adil.
Meskipun cinta dan kasih akan menciptakan
solidaritas atau pembelaan terhadap sesama, tetap saja akan bernilai salah jika
tidak di bimbing oleh tuntunan wahyu atau al-kitab. Zabur, Taurat, Injil, dan
al_Qur’an adalah kontrol atau aturan main untuk mengimplementasikan cinta dan
kasih yang benar, supaya dapat bernilai ibadah di hadapan Allah.
SUMBER :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar